Website Wordpress Pemula | Plus Cara Detail Mendatangkan Pengunjung

WebsiteWordpressPemula.com (WWP)

Rabu, 16 November 2011

Bisnis Online seperti Belajar Mengendarai Motor

Belajar Bisnis Online tak ubahnya seperti belajar mengendarai motor. Jika sudah naik tingkat, nanti bisa belajar mengendarai mobil atau pesawat terbang.

Bagi teman-teman yg sudah bulanan atau bahkan tahunan berkecimpung di bisnis online, pasti merasakan istilah yg Saya sebutkan di atas. Ternyata untuk berhasil, kita perlu belajar dan praktek. Ternyata untuk naik tingkat, kita mesti belajar dan praktek terus meski sudah berpenghasilan. Cuma ada enaknya, yaitu jika sudah naik tingkat, belajarnya bisa 'lempeng' kayak jalan tol. Bukan terbalik, pengen seperti jalan tol di awal, namun terseok-seok ketika baru setengah jalan (note : inilah yg banyak dialami oleh kita waktu masih pemula).

Ada di antara kita yg cepat beradaptasi ketika belajar mengendarai motor, baik stelan gigi, mengatur kecepatan, kapan menekan rem, melihat kaca spion, maupun menjaga keseimbangan saat berbelok. Bagi yg lambat, butuh waktu lama untuk menyesuaikan perasaan ketika mengendarai motor. Kadang kita terjatuh karena tidak stabil saat berbelok, kadang kita berdarah karena terlalu kencang gas nya dan menabrak pohon. Atau bahkan kita ditabrak motor lain karena tidak melihat di kaca spion saat berbelok, padahal ada orang lain juga yg sedang mengedarai motor lurus namun tidak melihat tanda lampu sein (turn signal) kita menyala.

Yang jadi masalah pelik adalah ; kenapa setelah belajar bulanan atau tahunan, kita tidak bisa juga mengendarai motor? atau kalo to the point ; kenapa setelah belajar bulanan atau tahunan, kita tidak bisa juga menjalankan bisnis online yg menghasilkan duit rutin?

Tentu ini adalah pertanyaan umum namun inilah realita yg dialami oleh sebagian kita di bisnis online.

Menurut pengalaman Saya belajar dan mengajar, ada beberapa faktor yg menyebabkan sulitnya kita berpenghasilan rutin dari bisnis online :

1. Faktor Mental Pengen Cepat-cepat Bisa.
2. Faktor Overload Informasi.
3. Faktor tidak Konsentrasi Belajar.
4. Faktor Trauma/Negatif info.

Mari kita uraikan sedikit 4 point di atas :

1. Faktor Mental Pengen Cepat-cepat Bisa.
Inilah tabiat manusia yg paling umum kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Kalo ada yg instan dan sangat mudah, kenapa pakai cara lama dan sulit dalam berbisnis? Padahal yg instant dan mudah biasanya rapuh karena tidak punya pondasi. Begitu ada angin setengah kencang, bisnisnya kolaps dan mental kita down banget.

Belum selesai kita belajar tentang cara membuat website, kita tergoda dengan program lain yg terlihat mudah mendapatkan jutaan per hari. Belum maksimal menjadi affiliate PPS, sudah beralih ke affiliate PPC, PTC, PTR, dan lain-lain. Belum maksimal mengelola toko online, sudah tergiur dengan program affiliate. Bagi teman-teman yg pernah atau sedang mengalami hal yg sama, pasti tersenyum sendiri membaca tulisan foktor pertama ini (he..he...he...gak usah malu, Saya juga pernah mengalaminya..!).

Namun jika bisnis kita punya pondasi yg kokoh, angin sekencang apapun tidak mampu menggoyahkan bisnis kita meskipun keadaannya sulit. Mental kita tidak mudah diombang-ambing oleh keadaan yg memang selalu berubah setiap saat. Kita akan terus belajar dari keadaan sulit dan senang sehingga dengan sendirinya akan menguatkan pondasi mental dalam berbisnis.

2. Faktor Overload Informasi.
Karena internet adalah ruangan super luas yg tidak dibatasi dinding ruang dan waktu, maka informasi apa saja bisa masuk ke layar komputer kita yg lebarnya tidak lebih lebar dari bantal tidur Anda. Informasinya bisa milyaran dan sangat luas, namun kapasitas otak kita perlu bertahap mencernanya. Saking luasnya informasi di internet, semua tidak akan mampu ditangkap oleh otak kita sekaligus. Perlu penyaringan topik-topik tertentu agar otak kita bisa bekerja lebih efektif. Kalo informasinya kebanyakan (overload informasi), maka otak kita akan lelah sendiri sehingga badan akan terasa mudah 'capek'. Apakah Anda merasakan faktor overload informasi ini?

3. Faktor tidak Konsentrasi Belajar.
Katakanlah Anda sedang belajar mengendarai motor di suatu jalan raya. Lalu tiba-tiba pikiran Anda teringat dengan baju bagus di mall yg kemarin malam belum sempat terbeli. Atau tiba-tiba pikiran Anda teringat dengan film di TV tadi malam yg mengharu biru kisahnya. Belum sempat kisah tersebut terpapar habis di otak Anda, lalu tiba-tiba Anda terjatuh karena motor yg Anda kendarai menabrak tiang listrik. Masih mending tiang listrik, kalo menabrak pejalan kaki gimana? Tentu akan sangat panjang dampaknya...

Itu adalah sepenggal kisah akibat tidak konsentasi dalam suatu pekerjaan. Begitu juga dengan bisnis online. Jika Anda banyak tidak konsentrasinya, maka apa yg Anda pelajari dan praktekkan tidak akan bisa dihayati. Kalo tidak bisa dihayati, maka Anda akan sulit untuk 'berimprovisasi' dalam berbisnis online. Improvisasi ini penting agar Anda bisa kreatif dan menghasilkan cara/karya terbaik dalam berbisnis online.

4. Faktor Trauma/Negatif info.
Ini adalah faktor pengalaman buruk saja dan tidak perlu digeneralisasi untuk semua bisnis online. Memang ada bisnis online yg benar dan ada yg tidak benar. Namun menurut pengalaman Saya lebih banyak bisnis online yg benar dan bisa dipertanggungjawabkan. Bisnis online yg tidak benar akan redup dalam kurun waktu tertentu dan tidak akan bertahan lama.

Saran Saya, jika Anda ingin berhasil, carilah info positif, bisnis yg positif, pergaulan yg positif di dunia online, belajar dari orang-orang positif dan sudah berhasil di bisnis online, dan semua hal yg positif lainnya. Jika setiap hari otak kita dipenuhi hal-hal positif, plus usaha Anda juga giat tanpa kenal kata menyerah, maka Insya Allah alam beserta isinya akan mendukung keberhasilan Anda (Konsep Mestakung-Semesta Mendukung yg dicetuskan oleh Prof. Yohannes Surya. Silahkan Anda tonton film Mestakung di Bioskop atau beli VCD orisinilnya).

Sukses untuk Kita yg Mau Belajar dengan Mengikuti Proses,


Davit
====
yg masih belajar.

NB : Diskon 70% dan 50% Kursus Website pada Bimbel Bisnis Online RWP
www.RWPGrup.com/bimbel

www.WebsiteWordpressPemula.com
www.facebook.com/caramembuatwebsite

18 komentar:

  1. keempat faktor yg pak davit utarakan di atas juga sedang saya alamin sekarang :( tapi sekarang saya mau fokus aja, fokus di PPC. Mohon doanya pak, salam sukses.... :)

    BalasHapus
  2. @anax kolonx, semoga sukses menjalani fokusnya. jadikan hikmah pengalaman lalu yg menghambat kesuksesan kita, insya Allah anax kolonx akan sukses lebih besar lagi. kesulitan akan membuat kita mendapat rezeki semakin besar lagi.

    Davit

    BalasHapus
  3. Setuju, layaknya anak kecil yang belajar Jalan dimulai dari Merangkak, merayap kemudian baru berjalan, dan tidak bisa langsung bisa.....
    begitu juga belajar angka, pasti dimulai dari 1,2,3 dst.......

    yang terpenting adalah menikmati PROSESnya....
    salam RWP

    BalasHapus
  4. dikasih tips & triknya P. Davit dari tiap - tiap point tersebut, saat ini saya lg berjuang mengalahkan poin 1 & 2, berat bener, lama - lama seperti orang kuliah, harus banyak belajar.


    Salam,
    d3p3
    http://membuatweb123.blogspot.com

    BalasHapus
  5. Ass.wr.wb. Dear Pak Davit. Alhamdulillah saya sudah belajar bisnis online dari bulan November 2010 sejak saya mengikuti RWP yang direkomendasikan teman saya, semenjak bulan juni 2011, Alhamdulillah, saya telah mendapatkan penghasilan melalui penjualan produk fisik yaitu obat anti narkoba dan obat jantung melalui blogger, saya sangat berterima kasih atas bantuan Pak.Davit berupa INFO-INFO bermanfaat. Semoga Allah,SWT membalas dengan yang lebih baik. Insya Allah, saya terus belajar.
    Salam

    Henri Gunawan

    BalasHapus
  6. faktor yang kedua udah jadi makanan sehari-hari mas...hehehe...
    tapi sekarang saya udah mulai mencoba memilah yang mana informasi yang saya butuhkan saat ini dan yang tidak saya butuhkan saat ini...
    thanks infonya mas...

    BalasHapus
  7. 30 November 2011 ini, genap sudah saya belajar BOIM selama 2 tahun, krn pada tgl itulah saya mulai gabung dgn RWP.

    Awal-awal belajar memang ingin cepat2 bisa berhasil sampai sukses, krn tidak sabar akhirnya tidak fokus.

    Tapi skrg sudah bisa fokus di amazon, Alhamdulillah, tgl 14 November 2011...cek pertama amazon saya sudah cair.

    Mengenai tawaran dari Pak Davit, saya masih bingung bagaimana format share-nya Pak, mungkin bisa diberikan gambaran seperti apa dan bagaimana?

    Terima Kasih Pak Davit.

    BalasHapus
  8. @Pak Henri Gunawan (obat jantung), semoga penjualan produknya semakin meningkat seiring bertambahnya ilmu bapak.

    @BisnisHigoat, Benar kayanya hampir 90% para pemula terkena sindrome faktor kedua ini (overload informasi). Semoga kita bisa lebih fokus memilih program yg mau ditekuni.

    @Aneka online (Pak yudi), Saya bersyukur akhirnya kerja keras Pak Yudi terbayar dengan dollar dari Amzone. ilmu sederhana di RWP menjadi dasar agar tidak tersesat saja, dan bisa memilih fokus program. Mengenai tawaran Saya, ada bainya Bapak ke Ruko RWP utk ngobrol lebih lanjut. tinggalkan no Hp bapak ke admin RWP, nanti Saya kontak. Ada tawaran menarik utk Pak Yudi agar semakin berkembang.
    Ditunggu kabarnya Pak yudi...!

    Davit

    BalasHapus
  9. Pak Davit, saya sudah menitipkan kartu nama saya tadi siang (19/11/2011) ke mbak Yayah di ruko RWP.

    Terima Kasih Pak.

    BalasHapus
  10. Semua yang pak Davit utarakandi atas adalah betul, itu memang penyakitnya dr para pemula,tergiur pada informasi yang menyesatkan, yng ini mudah, 100% uang kembali, hanya modal 10 rb,gratis peng melimpah dll.

    BalasHapus
  11. makasih informasinya.. memang itu yg terjadi pada pemula pak..

    BalasHapus
  12. Benar yang bapak uraikan di atas, saya juga mengalami nya sebagian,namun alhamdulillah berkat banyak membaca dan belajar dari orang2 yang sudah berpengalaman saya cepat keluar dari masalah itu, semoga apa yg bapak share selama ini menjadi penguat dan penambah semangat bagi kami para pemula, sukes untuk bapak dan kita semua...

    BalasHapus
  13. Menggugah mind set pak...trims

    BalasHapus
  14. makasih Pak info tentang pelajaran bisnis onlinenya.

    Budi

    BalasHapus
  15. mkasih Pak atas info belajar bisnis online.

    andrew

    BalasHapus

Google